Tidak bisa dipungkiri, kita semakin lama semakin terpuruk jauh ke dalam suatu lingkaran setan. Dunia kita dunia babel.. banyak orang yang mencari kesenangan sementara demi kepuasan sesaat.. Apakah yang engkau cari, hai manusia? Tidak cukupkah dengan berbuat kebaikan dan berjalan dalam kebenaran? Engkau begitu lemah.. engkau dikuasai hawa nafsu, dagingmu sungguh lemah..

Manusia lebih memilih hal yang bersifat duniawi daripada diam dan menjadi orang yang benar di mata Tuhan.. Manusia menyukai hal yang bersifat sementara dan membinasakan.. daripada mencari ketenangan dalam Tuhan.. Manusia, dimanakah letak kekuatanmu dan kekuasaanmu? Engkau hanya dibentuk dari debu dan tanah..

“Karena semua bangsa telah minum dari anggur hawa nafsu cabulnya dan raja-raja di bumi telah berbuat cabul dengan dia, dan pedagang-pedagang di bumi telah menjadi kaya oleh kelimpahan hawa nafsunya.” (Wahyu 18:3)

Tuhan tidak menciptakanmu menjadi manusia yang hidup dalam kedagingan.. Tapi dosa mengikat manusia begitu erat dan menikmati kesenangan di dalamnya..

“berikanlah kepadanya siksaan dan perkabungan sebanyak kemuliaan dan kemewahan, yang telah ia nikmati. Sebab ia berkata dalam hatinya: Aku bertakhta seperti ratu, aku bukan janda, dan aku tidak akan pernah berkabung. Sebab itu segala malapetakanya akan datang dalam satu hari, yaitu sampar dan perkabungan dan kepalaran; dan ia akan dibakar dengan api, karna Tuhan Allah, yang menghakimi dia, adalah kuat.” (Wahyu 18:8)

Sesungguhnya Ia akan datang ke dunia ini untuk kedua kalinya.. melakukan penghakiman.. Ia adalah Alfa dan Omega, Yang Pertama dan Yang Terakhir…